BORNEONEWS, Sukamara - Pembangunan kios di Pasar Sayur Ikan (Saik) oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Pertambangan dan Energi (Perindagkoptamben) Sukamara untuk pedagang sembako yang belum mendapat kios di Pasar Inpres hampir rampung, dimana pengerjaan telah mencapai 95 persen. 

Kepala Dinas Perindagkoptamben Sukamara Harapan Wahai mengatakan, pembangunan delapan kios baru tersebut hanya diperuntukkan kepada pedagang yang sudah terdata di Dinas Perindagkoptamben dan tidak untuk pedagang baru. 

"Setelah pembangunan selesai maka langsung kita bagi agar di awal tahun 2017 sudah bisa dioperasikan oleh pedagang," kata Harapan Wahai, Minggu (18/12/2016)

Ia mengatakan, pengerjaan kios yang ditargetkan rampung di akhir 2016 itu sudah hampir mencapai 100 persen sehingga dipastikan pembangunan tepat pada waktunya.

"Saat ini yang belum dikerjakan adalah pemasangan keramik, pemasangan roling door dan beberapa bagian lainnya dan perkiraan dalam 2 atau 3 hari ke depan sudah selesai karena hanya tinggal pemasangan saja" ucap Wahai.

Menurutnya, pembangunan pasar baru tidak hanya delapan kios yang ada di komplek Pasar Saik saja, namun pada 2017 pihaknya kembali membangun kios baru di Pasar Inpres mengingat kebutuhan kios bagi pedagang masih cukup banyak.

"Di lokasi Pasar Inpres memang masih bisa ditambah bangunan kios baru sehingga nantinya juga siap dibangun untuk menambah kios yang sudah ada," ujar Harapan Wahai. (NORHASANAH/m)