BORNEONEWS, Palangka Raya – Dermaga Kereng Bangkirai menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Palangka Raya yang menghadirkan sensasi wisata air yang tak terlupakan.
Di sini, masyarakat dan wisatawan dapat menikmati keindahan panorama alam yang memukau dari Taman Nasional Sebangau sekaligus meresapi suasana khas Kalimantan yang alami dan eksotis.
Keberadaan dermaga ini memberikan akses yang lebih mudah untuk menjelajahi kawasan Taman Nasional Sebangau, salah satu ekosistem hutan rawa gambut terbesar di dunia yang memiliki nilai konservasi tinggi.
Para pengunjung dapat melihat langsung berbagai jenis flora dan fauna khas Kalimantan yang hidup dalam habitat aslinya.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Olahraga dan Pemuda (Disparbudpora) Palangka Raya, Iin Hendrayati Idris, menyampaikan bahwa Dermaga Kereng Bangkirai memiliki keunggulan tersendiri di setiap sudutnya.
Tempat ini dirancang sebagai kawasan yang menggabungkan nuansa wisata edukasi lingkungan dengan upaya konservasi alam.
Menurut Iin, setiap sudut di Dermaga Kereng Bangkirai terasa sangat foto genik, menjadikannya pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menangkap momen indah bersama alam Kalimantan.
"Perpaduan antara pemandangan air yang luas, pepohonan tinggi khas hutan tropis, dan udara segar menjadi daya tarik utama yang membuat pengunjung betah berlama-lama," katanya, Selasa, 17 Februari 2026.
Selain sebagai tempat rekreasi, Dermaga Kereng Bangkirai juga berperan sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.
Berbagai informasi mengenai flora, fauna, serta upaya pelestarian ekosistem hutan rawa gambut disajikan agar pengunjung dapat memahami nilai penting kawasan tersebut.
Diharapkan dengan potensi yang dimiliki, Dermaga Kereng Bangkirai dapat menjadi destinasi wisata yang tidak hanya menarik bagi wisatawan lokal namun juga mampu menarik minat wisatawan mancanegara.
"Selain memberikan pengalaman wisata yang menyenangkan, tempat ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal sekaligus mendukung program konservasi alam di Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/Y)









