BORNEONEWS, Palangka Raya – Rencana renovasi Puskesmas Pembantu (Pustu) Rindang Banua yang dijadwalkan pada 2026 telah memasuki tahap awal. UPTD Puskesmas Pahandut, Kota Palangka Raya, telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi guna melihat kondisi fisik bangunan.
Kepala UPTD Puskesmas Pahandut, Muhammad Rizal, mengatakan kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk menilai kelayakan bangunan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan teknis yang diperlukan dalam proses renovasi.
“Tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bangunan, mulai dari struktur, kelistrikan, sanitasi, hingga ruang pelayanan,” kata Rizal, Selasa, 17 Februari 2026.
Peninjauan lapangan dilakukan oleh tim teknis Puskesmas Pahandut bersama pihak terkait, di luar Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya. Hasil penilaian tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan teknis serta pengajuan anggaran renovasi.
Menurut Rizal, Pustu Rindang Banua merupakan fasilitas kesehatan penting bagi masyarakat sekitar. Namun, kondisi bangunan yang telah lama berdiri dinilai sudah membutuhkan perbaikan agar pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih optimal dan sesuai standar yang berlaku.
Renovasi direncanakan mencakup peningkatan kapasitas ruang konsultasi dan ruang pemeriksaan, serta pembenahan infrastruktur pendukung seperti sistem air bersih dan sanitasi. Selain itu, pihaknya juga akan mempertimbangkan penambahan ruang layanan kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
“Renovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pasien dan efektivitas pelayanan,” ujarnya.
Rencana renovasi Pustu Rindang Banua pada 2026 menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Palangka Raya dalam memperkuat layanan kesehatan di tingkat dasar. Setelah hasil peninjauan disusun secara lengkap, Puskesmas Pahandut akan segera menyiapkan dokumen teknis dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar pelaksanaan renovasi dapat berjalan sesuai jadwal. (MARINI/j)









