PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – UPTD Puskesmas Bukit Hindu, Kota Palangka Raya, melaksanakan inspeksi kesehatan lingkungan terhadap seluruh depo air minum isi ulang di wilayah kerjanya. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan keamanan air minum yang dikonsumsi masyarakat.

Inspeksi dilakukan secara terencana oleh tim kesehatan lingkungan Puskesmas Bukit Hindu. Pemeriksaan mencakup kondisi sumber air, proses pengolahan, sarana dan wadah penyimpanan, hingga kebersihan lingkungan sekitar depo.

Selain pemeriksaan fisik, tim juga mengambil sampel air minum untuk diuji di laboratorium guna memastikan mutunya memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.

Kepala Puskesmas Bukit Hindu, Hellyana, mengatakan pengawasan depo air minum isi ulang merupakan kegiatan rutin sebagai langkah pencegahan penyakit berbasis lingkungan.

“Air minum yang tidak memenuhi standar berpotensi menimbulkan penyakit seperti diare, kolera, hingga hepatitis A. Karena itu, pengawasan harus dilakukan secara ketat dan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa, 17 Februari 2026.

Dalam pelaksanaan inspeksi, tim juga mengevaluasi penerapan prosedur kebersihan dan keamanan oleh pengelola depo. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain kondisi peralatan pengolahan air, kebersihan galon dan wadah penyimpanan, cara penanganan kemasan, serta kebersihan pribadi petugas.

Hellyana menyebutkan, hasil inspeksi sementara menunjukkan sebagian besar depo air minum isi ulang di wilayah kerja Puskesmas Bukit Hindu telah memenuhi standar kesehatan. Namun demikian, masih ditemukan beberapa depo yang memerlukan perbaikan, terutama terkait kebersihan lingkungan dan prosedur pengelolaan air.

“Untuk depo yang belum memenuhi syarat, kami telah memberikan surat rekomendasi serta bimbingan teknis agar segera dilakukan perbaikan,” jelasnya.

Puskesmas Bukit Hindu akan melakukan tindak lanjut berupa pemeriksaan ulang dalam jangka waktu tertentu. Selain itu, pihaknya juga terus memberikan edukasi kepada pengelola depo dan masyarakat mengenai pentingnya mengonsumsi air minum yang aman dan sehat. (MARINI/j)