PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, menyoroti meningkatnya kasus gangguan hingga gagal ginjal pada anak-anak yang diduga berkaitan dengan konsumsi minuman kemasan secara berlebihan. Ia mendorong penguatan edukasi di lingkungan sekolah serta peran aktif orang tua dalam membatasi konsumsi minuman tersebut.

Sri Ani mengungkapkan, berdasarkan data dari sejumlah puskesmas dan rumah sakit di Palangka Raya, terjadi peningkatan kasus gangguan ginjal pada anak usia sekolah dalam beberapa waktu terakhir. Hasil penelusuran menunjukkan sebagian besar pasien memiliki riwayat konsumsi minuman kemasan secara rutin.

“Banyak di antaranya mengonsumsi minuman kemasan dengan kadar gula tinggi, bahan pengawet, dan zat tambahan pangan lainnya. Jika dikonsumsi terus-menerus, ini dapat membahayakan kesehatan ginjal anak,” ujarnya, Selasa, 17 Februari 2026.

Menurut Sri Ani, risiko minuman kemasan tidak hanya terletak pada kandungan gula yang berpotensi memicu obesitas dan diabetes, tetapi juga pada zat kimia seperti pengawet dan pewarna yang dapat memberi beban tambahan pada ginjal, terutama pada anak yang organ tubuhnya masih dalam tahap pertumbuhan.

“Jika dikonsumsi berlebihan dan dalam jangka panjang, zat-zat tersebut bisa menyebabkan kerusakan ginjal yang bersifat permanen,” tambahnya.

Ia mendorong pihak sekolah untuk berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dalam menyelenggarakan edukasi kesehatan secara rutin. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya memilih minuman sehat, seperti air putih dan minuman alami, serta memahami dampak jangka panjang dari konsumsi minuman kemasan.

Selain itu, Sri Ani juga mengajak orang tua agar lebih selektif dalam mengawasi pola konsumsi anak. Orang tua diimbau membatasi pemberian minuman kemasan, menyediakan air minum yang cukup di rumah, serta membiasakan anak membawa bekal sehat dari rumah.

“Perlindungan kesehatan anak harus dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga dan sekolah,” tegasnya. (MARINI/j)