BORNEONEWS, Palangka Raya – UPTD Puskesmas Bukit Hindu, Kota Palangka Raya, resmi menerima bantuan dental unit atau kursi gigi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Kepala UPTD Puskesmas Bukit Hindu, Hellyana, mengatakan bantuan dental unit merupakan bagian dari program pemerintah pusat dalam memperkuat layanan kesehatan gigi di puskesmas di seluruh Indonesia.
“Fasilitas ini sangat dibutuhkan untuk menunjang pelayanan kesehatan gigi masyarakat di wilayah kerja kami,” ujar Hellyana, Selasa, 17 Februari 2026.
Proses serah terima bantuan dilakukan secara resmi di Puskesmas Bukit Hindu dan dihadiri oleh tenaga kesehatan puskesmas serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya. Hellyana menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan RI atas dukungan sarana dan prasarana yang diberikan.
Dental unit yang diterima merupakan tipe modern yang dilengkapi dengan berbagai peralatan pendukung, seperti lampu pemeriksaan, alat sterilisasi sederhana, serta meja kerja bagi tenaga kesehatan gigi. Dengan fasilitas tersebut, puskesmas diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan kesehatan gigi secara optimal.
Hellyana menjelaskan, keberadaan dental unit baru akan langsung berdampak pada peningkatan kapasitas layanan, mulai dari pemeriksaan gigi rutin, penanganan gigi berlubang, hingga perawatan dasar lainnya. Fasilitas ini juga akan menunjang program kesehatan gigi masyarakat, termasuk penyuluhan dan pemeriksaan gigi bagi anak-anak sekolah.
“Selama ini pelayanan gigi di wilayah Bukit Hindu menghadapi tantangan akses dan tingginya jumlah pasien. Dengan dental unit baru, masyarakat tidak perlu lagi berobat ke fasilitas kesehatan yang lebih jauh,” jelasnya.
Ke depan, Puskesmas Bukit Hindu akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait ketersediaan layanan kesehatan gigi dengan fasilitas baru tersebut. Selain itu, pihaknya juga akan menyusun jadwal pelayanan yang lebih teratur agar manfaat bantuan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. (MARINI/j)









