PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Masyarakat Kota Palangka Raya berharap Pemerintah Kota melalui Dinas Kesehatan dan seluruh puskesmas dapat menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis selama bulan Ramadan. Layanan yang paling dibutuhkan warga adalah pemeriksaan tekanan darah, seiring perubahan pola makan dan aktivitas selama menjalankan ibadah puasa.

Sejumlah warga menilai pemeriksaan kesehatan gratis sangat penting, terutama bagi kelompok lanjut usia, pekerja harian, dan masyarakat dengan riwayat penyakit tertentu yang rentan mengalami gangguan kesehatan saat Ramadan.

Warga Kelurahan Menteng, Siti Aminah (60), mengatakan perubahan pola makan dan jam istirahat selama puasa sering memicu keluhan kesehatan, seperti pusing dan mudah lelah. Namun, tidak semua warga memiliki biaya untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

“Saat Ramadan, banyak dari kami hanya ingin mengecek tekanan darah. Tapi kadang tidak punya biaya untuk ke puskesmas hanya untuk pemeriksaan sederhana,” ujarnya, Selasa, 17 Februari 2026.

Hal senada disampaikan Joko Santoso (52), warga Kelurahan Bukit Hindu. Ia menyebut pekerja harian dan pedagang kecil kerap kesulitan meluangkan waktu dan biaya untuk pemeriksaan kesehatan rutin, terutama menjelang Ramadan saat aktivitas ekonomi meningkat.

“Kalau ada pemeriksaan gratis, kita bisa cek kesehatan tanpa khawatir biaya. Idealnya dilakukan di tempat yang mudah dijangkau, seperti pasar atau mushola,” katanya.

Dukungan juga datang dari kalangan masyarakat muda. Maharani (28), pekerja kantoran, menilai pemeriksaan kesehatan gratis selama Ramadan dapat meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya memantau kondisi kesehatan sejak dini.

“Sekarang bukan hanya orang tua yang punya masalah tekanan darah. Banyak anak muda juga mengalaminya. Ini kesempatan untuk cek kesehatan sekaligus dapat edukasi hidup sehat saat puasa,” jelasnya.

Ia mengusulkan agar pemeriksaan kesehatan gratis tidak hanya terbatas pada pengukuran tekanan darah, tetapi juga mencakup pemeriksaan sederhana lainnya seperti kadar gula darah dan berat badan.

Masyarakat berharap pemerintah kota dapat segera merespons aspirasi tersebut dengan menyusun program pemeriksaan kesehatan gratis selama Ramadan. Warga menilai langkah ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat di bulan suci. (MARINI/j)