PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Menjelang Bulan Puasa Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, harga sejumlah komoditas barang kebutuhan pokok (Bapok) di Pasar Indrasari Pangkalan Bun masih terpantau relatif stabil, meski terdapat kenaikan dan penurunan pada beberapa komoditas.

Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Indrasari Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, secara umum harga bahan pokok masih dalam kondisi terkendali memasuki minggu ke-3 Februari 2026.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Kotawaringin Barat melalui Sekretaris sekaligus Plt Kepala Bidang Perdagangan, Muhamad Suhendra, menyampaikan bahwa terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga dibandingkan minggu ke-2 Februari 2026.

“Jika dibandingkan dengan minggu ke-2 Februari 2026, masuk minggu ke-3 Februari 2026 harga daging ayam ras (boiler) dari harga Rp45.400 per kilogram naik menjadi Rp47.600 per kilogram dan ikan segar kembung dari harga Rp45.000 per kilogram naik menjadi Rp48.000 per kilogram,” jelas Suhendra, Rabu, 18 Februari 2026.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kenaikan tersebut masih dalam batas wajar dan belum berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat. Secara keseluruhan, kondisi harga masih tergolong stabil menjelang Ramadan.

Di sisi lain, terdapat pula komoditas yang mengalami penurunan harga. Dua di antaranya adalah cabai merah keriting dan cabai rawit merah.

“Cabe merah keriting dari harga Rp80.000 per kilogram turun menjadi Rp74.000 per kilogram dan cabe rawit merah dari harga Rp92.000 per kilogram turun menjadi Rp90.000 per kilogram,” tambahnya.

Menurut Suhendra, stabilnya harga ini tidak lepas dari pemantauan rutin yang dilakukan dinas terkait, bersama distributor serta koordinasi dengan para pelaku usaha di pasar tradisional.

Langkah tersebut dilakukan, untuk memastikan pasokan tetap lancar dan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak terkendali menjelang Ramadan.

Selain harga, ketersediaan stok Bapok di wilayah Kotawaringin Barat juga terpantau aman. Berdasarkan data minggu ke-3 Februari 2026 dari 10 distributor Bapok dan Perum Bulog di Kotawaringin Barat, stok beras tercatat sebanyak 1.909,77 ton, minyak goreng 78,97 ton, gula pasir 122,23 ton, tepung terigu 48,32 ton, serta kacang kedelai 40 ton.

“Kita berharap semoga harga komoditas Bapok ini tetap stabil dan meskipun di saat memasuki Puasa Ramadan nanti terjadi kenaikan harga, namun kenaikan tersebut masih dalam batas-batas kewajaran,” ujar Suhendra.

Ia juga berharap distribusi bahan pokok ke wilayah Kotawaringin Barat tetap berjalan lancar dalam beberapa hari ke depan, sehingga kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri 1447 H dapat terpenuhi dengan baik.

“Semoga Bapok dapat tersedia dengan jumlah yang cukup dan aman serta harga tetap stabil, terutama untuk memenuhi kebutuhan Puasa Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 H/2026 M,” pungkasnya. (DANANG/H)