BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Sigit Widodo, menyampaikan bahwa digelarnya pasar Ramadan di kota ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perputaran roda ekonomi lokal.
Pasar yang diselenggarakan menjelang dan selama bulan suci Ramadan dirancang untuk menjadi sarana bertransaksi yang mudah dijangkau serta membuka peluang usaha bagi para pedagang kecil dan menengah.
Sigit Widodo menjelaskan bahwa pasar Ramadan tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk membeli kebutuhan puasa seperti bahan makanan untuk berbuka dan sahur, tetapi juga sebagai katalisator untuk menggerakkan aktivitas ekonomi daerah.
Banyak pelaku usaha mikro yang mendapatkan kesempatan untuk memasarkan produk mereka, mulai dari makanan khas Ramadan, kerajinan tangan, hingga kebutuhan sehari-hari lainnya.
"Kita berharap dengan adanya pasar Ramadan ini, perputaran uang di kalangan masyarakat dapat meningkat secara signifikan. Setiap transaksi yang terjadi di pasar akan memberikan manfaat langsung bagi pedagang, produsen lokal, hingga petani yang memasok bahan baku," ucap Sigit Widodo.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas dan keamanan pangan yang dijual agar masyarakat dapat berbelanja dengan tenang.
Selain itu, Ketua Komisi III DPRD Palangka Raya tersebut mengungkapkan bahwa pasar Ramadan juga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar masyarakat.
Suasana yang ramah dan penuh kekeluargaan di pasar menjadi wadah untuk bertemu dan berkomunikasi antar warga, sehingga memperkuat rasa kebersamaan dan harmoni di tengah keberagaman masyarakat kota Palangka Raya.
Sigit Widodo berharap, manfaat ekonomi dari pasar Ramadan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pasar Ramadan dengan berbelanja secara cerdas dan memilih produk lokal guna memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi daerah," pungkasnya. (PATHUR/H)









