PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Penyaluran zakat keluarga H Abdul Rasyid AS – Hj Nuriyah jelang Ramadan 1447 H/2026 terus menunjukkan tren peningkatan setiap tahun. Total 625 ton beras dan 125.000 liter minyak goreng yang disalurkan tahun ini disebut sebagai bagian dari komitmen yang terus bertumbuh.

Dalam sambutannya saat pelepasan armada di Gudang Central Citra Borneo Indah Group (CBI) Natai Baru Estate, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu, 18 Februari 2026, H Abdul Rasyid AS  menegaskan bahwa kenaikan jumlah zakat merupakan konsekuensi dari bertambahnya harta.

“Setiap tahun selalu ada kenaikan, alhamdulillah. Yang namanya zakat harta, begitu harta bertambah berarti bertambah juga zakatnya. Tentunya sebagai umat Muslim, hal ini sudah lazim. Jadi bertambah rezekinya, bertambah juga zakatnya, bertambah juga penerima manfaatnya,” jelas H Abdul Rasyid AS.

H Abdul Rasyid AS berharap ke depan jumlah zakat dan penerima manfaat terus meningkat.

“Mudah-mudahan ke depan makin bertambah terus, kita doakan, amin,” jelas H Abdul Rasyid AS.

Ia juga menekankan bahwa pengelolaan zakat berbeda dengan pengelolaan perusahaan, sehingga tidak boleh ada penyimpangan sedikit pun dalam proses distribusinya.

“Zakat ini artinya memang  dikeluarkan keluarga sebagai bentuk kewajiban pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Sehingga dalam penyalurannya kami awasi ketat jangan sampai terjadi penyimpangan. Kenapa? Karena ini hak para mustahiq yaiyu orang miskin, hak orang yang tidak beruntung, hak orang yang tidak mampu,” tegasnya.

H Abdul Rasyid AS mengaku percaya kepada para pengurus yang terlibat dalam pendistribusian, termasuk Baznas dan Lembaga Amil Zakat Nasional Yakesma.

“Insya Allah, kami percaya pada pengurus-pengurus  Baznas  dan Yakesma ini orang-orang jujur, isinya para ustadz, para kiai. Sehingga  dalam penyalurannya, kami bekerjasama dengan mereka. Saya yakin dan percaya zakat  ini sampai ditangan penerima yang tepat,” jelas H Abdul Rasyid AS.

Menurut H Abdul Rasyid AS, distribusi zakat juga didampingi karyawan perusahaan serta aparat kelurahan dan RT di masing-masing wilayah, sehingga ia optimistis bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

“Ini tentunya sebagai bentuk komitmen dan kepedulian seorang pengusaha daerah, yang notabenenya putra daerah. Sangat wajar bila saya memperhatikan daerah ini” jelas H Abdul Rasyid AS. (WAHYU KRIDA/H)