PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kedatangan bulan suci Ramadan bukan sekadar momen meningkatkan spiritualitas, tetapi juga peluang emas untuk memutar roda ekonomi keluarga.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengajak seluruh masyarakat Kota Cantik untuk jeli melihat peluang usaha, salah satunya dengan berbisnis kuliner berbuka puasa.

Menurut Zaini, tradisi mencari takjil sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat setempat. Hal ini menciptakan pasar yang sangat luas bagi siapa saja yang ingin mencoba peruntungan di dunia kuliner.

"Momentum Ramadan ini sangat baik. Bagi warga yang memiliki keahlian membuat kue atau masakan, jangan ragu untuk memasarkannya. Ini bisa menjadi tambahan penghasilan yang signifikan bagi keluarga," katanya, Rabu, 18 Februari 2026.

Ia menyebutkan ada beberapa alasan mengapa bisnis kue dan menu berbuka sangat direkomendasikan saat ini.

Pertama karena permintaan tinggi, hampir setiap rumah tangga mencari kudapan manis (wadai) atau lauk pauk siap saji menjelang magrib.

"Modal Fleksibel, bisa dimulai dari skala rumahan dengan modal kecil namun perputaran uang yang cepat. Mulai dari kue tradisional khas Banjar/Dayak seperti Bingka dan Amparan Tatak, hingga camilan kekinian," ujarnya.

Meski begitu, ia mengingatkan agar produsen memastikan bahan yang digunakan segar dan proses pengolahan bersih agar pembeli menjadi pelanggan setia.

"Kemasan juga harus rapi, karena tidak hanya melindungi makanan tetapi juga menambah nilai jual. Jangan hanya mengandalkan lapak fisik, manfaatkan status WhatsApp atau Facebook untuk sistem Pre-Order juga," jelasnya.

Zaini juga berpesan agar para pedagang musiman tetap menjaga ketertiban dan kebersihan lokasi berjualan, sehingga suasana Ramadan di Palangka Raya tetap nyaman dan berkah bagi semua. (HENDRI/H)