BORNEONEWS, Palangka Raya – Kegiatan Polisi Keamanan Sekolah (PKS) yang digelar di lingkungan SPN Polda Kalimantan Tengah meninggalkan kesan mendalam bagi peserta, termasuk dua siswa perwakilan SMAN 2 Palangka Raya, Rizki Nur dan Faiz Putra Fenendita.
Keduanya dipercaya sekolah untuk mengikuti pembinaan tersebut dan mengaku mendapatkan pengalaman berharga yang tidak akan mereka lupakan.
“Awalnya kami dipilih dan dipercaya sekolah, tapi kami juga memang ingin belajar lebih disiplin dan jadi teladan untuk teman-teman,” ungkap mereka seperti dikutip Borneonews pada 18 Februari 2026.
Menurut Rizki dan Faiz, motivasi mengikuti PKS bukan hanya karena ditunjuk guru, tetapi juga dorongan dari diri sendiri untuk menjadi pribadi yang lebih disiplin dan mampu menjadi contoh di sekolah.
Selama mengikuti pembinaan di SPN, peserta langsung mendapat pembekalan sejak hari pertama kedatangan, dilanjutkan latihan jasmani dan fisik pada pagi hari berikutnya, serta materi indoor yang berisi berbagai pembekalan penting.
Menutup testimoninya, Rizki menyebut satu kata untuk menggambarkan kegiatan tersebut, yakni Bahalap yang berarti bagus atau luar biasa, sementara Faiz memilih kata Disiplin yang menurutnya paling melekat selama pelatihan. (HERMAWAN DP/J)









