KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Sanggar Seni Hapakat Penyang asal Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, sukses mengharumkan nama Indonesia di ajang Festival Melayu Day Asia yang digelar di Yala, Thailand, pada 13–16 Februari 2026. Tampil sebagai delegasi resmi Indonesia, sanggar ini memukau publik internasional bersama peserta dari lima negara Asia.

Keikutsertaan Sanggar Seni Hapakat Penyang tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan, tetapi juga membawa misi budaya untuk memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi Kalimantan Tengah ke panggung internasional.

Di bawah asuhan Yulia Tanti Nova Embang, para penari menampilkan pertunjukan yang sarat identitas lokal melalui perpaduan gerak tari dan musik tradisional. Penampilan tersebut mendapat perhatian karena dinilai mampu merepresentasikan nilai persaudaraan budaya serumpun Melayu sekaligus mempererat hubungan antarbangsa di kawasan Asia.

“Keikutsertaan kami dalam Festival Melayu Day di Yala merupakan bentuk dedikasi dalam melestarikan seni budaya, khususnya tarian tradisional Kalimantan Tengah. Kami bangga dapat membawa nama Indonesia dan memperkenalkan semangat Hapakat Penyang di tingkat Asia,” ujar Nova Embang, Rabu, 18 Februari 2026.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan penuh, antara lain Pemerintah Daerah Kabupaten Seruyan, Bupati dan Wakil Bupati Seruyan, Kejaksaan Negeri Seruyan, Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Seruyan, serta SMAN 1 Kuala Pembuang, tempat sebagian besar penari menempuh pendidikan.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi pelaku seni daerah lainnya untuk terus berkarya, melestarikan budaya lokal, dan berani tampil di level internasional.

Prestasi Sanggar Seni Hapakat Penyang sekaligus menegaskan bahwa seni budaya Kalimantan Tengah mampu bersaing dan mendapat apresiasi di tingkat Asia. (FAHRUL/j)