PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tim Regu  I Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengevakuasi seekor ular sanca dari dalam kamar mandi rumah warga di Jalan Abdul Ancis, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Rabu, 18 Februari 2026.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kobar, Dwi Agus Suhartono, mengatakan laporan diterima petugas sekitar pukul 07.30 WIB melalui pesan WhatsApp dari warga bernama Anang Efendi.

“Sekitar pukul 07.30 WIB kami menerima laporan dari warga bahwa ada ular masuk ke dalam rumah. Pelapor kemudian langsung menghubungi Mako Damkar untuk meminta bantuan,” jelas Dwi Agus Suhartono 

Dwi Agus Suhartono menjelaskan, anggota piket Regu I langsung bergerak cepat menuju lokasi dua menit setelah laporan diterima.

“Petugas berangkat pukul 07.32 WIB dan tiba di lokasi pukul 07.39 WIB. Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan seekor ular sanca berada di dalam kamar mandi rumah warga,” jelas Dwi Agus Suhartono.

Menurut Dwi Agus Suhartono, proses evakuasi berlangsung relatif cepat tanpa kendala berarti.

“Waktu yang diperlukan untuk mengevakuasi ular tersebut kurang lebih 15 menit. Penanganan selesai sekitar pukul 07.54 WIB dan tim kembali ke Mako pada pukul 08.10 WIB,” jelas Dwi Agus Suhartono.

Dwi Agus Suhartono menambahkan, dalam penanganan tersebut pihaknya mengerahkan satu unit mobil operasional Triton serta peralatan pendukung berupa senter, hook, dan dua unit grab stick.

“Cuaca saat kejadian dalam kondisi cerah dan tidak ada kendala di lapangan. Ular berhasil diamankan dengan aman tanpa menimbulkan korban,” jelas Dwi Agus Suhartono.

Dwi Agus Suhartono mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kemunculan hewan liar, terutama saat perubahan cuaca atau lingkungan sekitar yang memungkinkan satwa masuk ke permukiman.

“Jika menemukan hewan liar yang berpotensi membahayakan, segera hubungi Damkar Kobar melalui layanan telepon 0532-22008 atau WhatsApp 0812 9046 1661. Jangan mencoba menangani sendiri demi keselamatan,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/j)