MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyoroti masih rendahnya realisasi serapan anggaran tahun 2026, khususnya pada triwulan pertama, meskipun daerah ini memiliki modal fiskal yang kuat.

Ia menyampaikan, dari sisi anggaran, Kabupaten Barito Utara termasuk salah satu daerah dengan alokasi APBD tertinggi di Kalimantan Tengah, bahkan melampaui sejumlah kabupaten dengan jumlah penduduk lebih besar. Kekuatan fiskal tersebut seharusnya menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan daerah.

Dengan dukungan anggaran yang besar, pemerintah daerah telah menetapkan 11 program unggulan dan 12 kegiatan prioritas yang kini menunggu realisasi nyata di lapangan.

“Masyarakat menunggu hasil kerja kita. Jangan hanya berpangku tangan. Mari bergandeng tangan membangun Barito Utara dengan kerja nyata,” tegas Shalahuddin, Rabu, 18 Februari 2026.

Namun demikian, Bupati mengungkapkan bahwa realisasi penyerapan anggaran masih jauh dari target ideal. Pada triwulan pertama, serapan anggaran seharusnya telah mencapai 25 hingga 30 persen.

Faktanya, perangkat daerah nonfisik baru mencatatkan serapan di kisaran 13,9 hingga 19,5 persen, sementara perangkat daerah yang menangani kegiatan fisik bahkan masih di bawah satu persen.

Kondisi tersebut dinilai serius dan membutuhkan langkah cepat. Bupati memastikan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh bersama dinas terkait, terutama Dinas PUPR, guna mengidentifikasi hambatan dan mempercepat pelaksanaan kegiatan.

“Kita harus berbenah dari sisi perencanaan, percepatan administrasi, hingga eksekusi di lapangan. Masalah hari ini harus diselesaikan dan tidak boleh terulang,” ujarnya.

Shalahuddin juga menegaskan bahwa janji politik yang disampaikan kepada masyarakat saat Pilkada harus diwujudkan dalam bentuk pembangunan nyata. Ia bersama Wakil Bupati berkomitmen mendorong percepatan program agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Menurutnya, pekerjaan pembangunan yang sebelumnya memerlukan waktu puluhan tahun harus dioptimalkan agar dapat diselesaikan dalam tiga hingga empat tahun ke depan, dengan dukungan kerja keras seluruh jajaran.

“Masyarakat Barito Utara menunggu hasil kerja kita. Karena itu, mari bekerja secara profesional, penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab,” pungkasnya. (RAMADHANI/j)