PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan bahwa penambahan jumlah satuan pendidikan bukan satu-satunya fokus dalam pembangunan sektor pendidikan.

Berdasarkan data Dapodik, jumlah SMA, SMK, dan SKH kini tercatat 443 sekolah, meningkat dari 410 sekolah pada tahun ajaran 2023/2024 semester ganjil.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan pemerintah provinsi tidak hanya fokus pada penambahan jumlah sekolah, tetapi juga pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana, pemenuhan kebutuhan guru, serta penguatan tata kelola berbasis data.

“Data adalah fondasi perencanaan. Dengan Dapodik yang akurat, kita bisa memastikan pembangunan pendidikan tepat sasaran, berkelanjutan, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya di Palangka Raya, seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 18 Februari 2026.

Ia juga menyampaikan bahwa bertambahnya 33 sekolah merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran dalam memperluas dan memeratakan layanan pendidikan menengah.

Kenaikan jumlah sekolah tersebut menjadi indikator adanya perluasan akses pendidikan menengah di berbagai wilayah kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. (HERMAWAN DP/j)