PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sigit Widodo resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum KONI Kota Palangka Raya. Pengunduran diri tersebut dilakukan karena kesibukan yang membuatnya tidak dapat menjalankan tugas organisasi secara optimal, khususnya dalam mengawal pembinaan dan pengembangan olahraga daerah.

Kekosongan jabatan strategis tersebut langsung ditindaklanjuti KONI Kota Palangka Raya dengan menggelar Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) di Aula Hotel Dandang Tingang, Rabu, 18 Februari 2026, guna memastikan keberlanjutan kepemimpinan dan stabilitas organisasi.

Musorkotlub dihadiri perwakilan berbagai cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI Kota Palangka Raya. Forum tersebut menjadi mekanisme resmi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI untuk mengisi jabatan Ketua Umum yang kosong.

Dalam musyawarah tersebut, peserta secara mufakat menetapkan Karuhei TN Asang sebagai Ketua Umum KONI Kota Palangka Raya yang baru. Penetapan ini dinilai penting untuk menjaga kesinambungan program pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga daerah.

Pengurus senior KONI Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, menyatakan bahwa terpilihnya Karuhei TN Asang merupakan keputusan tepat dan mendapat dukungan luas dari cabang olahraga.

“Dia adalah olahragawan murni. Hidupnya memang diabdikan untuk kemajuan olahraga di Kota Palangka Raya,” tegas Nenie.

Menurutnya, Karuhei bukan sosok baru di dunia olahraga. Pengalaman panjang serta keterlibatan aktif dalam pembinaan atlet menjadi modal penting untuk membawa KONI Palangka Raya lebih maju dan berprestasi.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi, sekaligus memperkuat struktur kepengurusan KONI Kota Palangka Raya agar tetap fokus mencetak atlet berprestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

Hingga berita ini diturunkan, Sigit Widodo belum memberikan keterangan resmi terkait pengunduran dirinya. Upaya konfirmasi yang dilakukan redaksi belum mendapatkan tanggapan. (MARINI/j)