PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) kembali menghadirkan Pasar Ramadan Datah Manuah 2026 dengan menyediakan puluhan stan lapak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, mengatakan Pasar Ramadan Datah Manuah tahun ini dikemas dengan konsep lebih modern dan berada di lokasi strategis, sehingga memudahkan masyarakat mendapatkan aneka takjil serta makanan dan minuman selama bulan suci Ramadan.

“Pasar Ramadan Datah Manuah menjadi salah satu destinasi utama masyarakat Palangka Raya setiap Ramadan. Konsep modern ini kami terapkan agar pelaku usaha dan pengunjung sama-sama merasa nyaman,” ujarnya, Rabu, 18 Februari 2026.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap UMKM, Pemko Palangka Raya menurunkan harga sewa tenant resmi agar semakin banyak pelaku usaha dapat berpartisipasi. Kebijakan ini diharapkan mendorong pertumbuhan usaha mikro dan kecil sekaligus menggerakkan ekonomi lokal selama Ramadan.

“Zona Tenant Umum yang sebelumnya Rp3 juta, kini diturunkan menjadi Rp2,5 juta per tenant. Selain itu, kami juga memberikan fleksibilitas dengan memperbolehkan patungan maksimal dua brand dalam satu tenant,” jelas Samsul Rizal.

Menurutnya, kebijakan tersebut ditujukan bagi pelaku UMKM dengan modal terbatas agar tetap memiliki ruang berusaha dan kesempatan berkembang di Pasar Ramadan Datah Manuah.

Penyelenggaraan Pasar Ramadan Datah Manuah 2026 juga menjadi bagian dari upaya Pemko Palangka Raya dalam mengembangkan ekonomi kreatif dan perekonomian daerah. Melalui kegiatan ini, UMKM lokal diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, memperkenalkan produk unggulan, serta memperkuat jejaring usaha.

Dengan penurunan harga sewa dan konsep pasar yang lebih tertata, Pasar Ramadan Datah Manuah 2026 diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus pusat aktivitas masyarakat selama bulan suci Ramadan. (MARINI/j)