BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Program pembinaan kemandirian di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satu yang menjadi unggulan adalah kegiatan bengkel otomotif yang kini semakin aktif dan produktif. Melalui program ini, warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga dibekali keterampilan teknis yang bernilai ekonomi.
Bengkel otomotif di lingkungan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kuala Kapuas menjadi ruang kreativitas bagi warga binaan untuk mengasah kemampuan di bidang perbengkelan, khususnya kendaraan bermotor. Dengan peralatan yang tersedia dan sistem kerja yang terarah, mereka dilatih mulai dari dasar-dasar mekanik hingga tahap modifikasi kendaraan.
Menariknya, warga binaan telah beberapa kali berhasil menghasilkan motor custom hasil kreativitas bersama di dalam bengkel rutan. Tidak hanya fokus pada modifikasi, mereka juga mampu melakukan servis motor secara mandiri sebagai bagian dari praktik langsung keterampilan yang dipelajari. Hasil pekerjaan mereka pun dinilai cukup memuaskan dan layak pakai.
Seluruh proses kegiatan bengkel dilaksanakan dengan pendampingan petugas pembinaan. Mulai dari perencanaan konsep, pembongkaran unit, perakitan, hingga tahap finishing, semuanya dilakukan secara sistematis. Pendampingan ini bertujuan menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta pemahaman menyeluruh tentang proses kerja di dunia otomotif.
Kepala Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, Daniel Kristianto, menyampaikan bahwa keberhasilan warga binaan dalam membuat motor custom dan melakukan servis merupakan bukti nyata bahwa program pembinaan berjalan efektif.
“Kami ingin memastikan bahwa warga binaan memiliki bekal keterampilan yang nyata. Apa yang mereka pelajari di sini diharapkan bisa menjadi modal saat kembali ke tengah masyarakat,” ungkapnya, Kamis, 19 Februari 2026.
Ia menambahkan, pembinaan kemandirian bukan sekadar kegiatan pengisi waktu, tetapi bagian dari upaya pembentukan karakter dan peningkatan kompetensi. Dengan keterampilan yang dimiliki, warga binaan diharapkan lebih percaya diri dan memiliki peluang usaha di bidang otomotif setelah bebas nanti.
Melalui kegiatan bengkel otomotif ini, Rutan Kapuas menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang produktif dan bermanfaat. Program tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan di dalam rutan dapat melahirkan karya nyata sekaligus membuka harapan baru bagi warga binaan untuk menata masa depan yang lebih baik. (SABRIANOOR/j)









