BORNEONEWS, Sampit – Meski baru memasuki awal Ramadhan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan kesiapan untuk mendirikan posko terpadu pantau arus mudik di jalur darat, laut dan udara menjelang lebaran nanti.
"Terkait kesiapan arus mudik itu sudah terprogram di Dinas Perhubungan. Kami berkoordinasi dengan OPD terkait dan instansi vertikal seperti Pelindo, KSOP, kepolisian, serta pihak bandara," kata Kepala Dishub Kotim Raihansyah, Kamis, 19 Februari 2026.
Seperti saat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), posko-posko tersebut akan didirikan di pusat keramaian di wilayah Kotim seperti Terminal Patih Rumbih, Pelabuhan Sampit, Bandara H Asan Sampit, Islamic Center, dan lainnya.
Terkait pergerakan penumpang, Raihansyah mengungkapkan, berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya terjadi peningkatan signifikan setiap momentum hari besar keagamaan.
"Berkaca dari tahun ke tahun, saat Nataru kenaikan penumpang di Terminal Patih Rumbih sekitar 10 persen. Sedangkan untuk Lebaran tahun lalu, baik data dari Pelindo maupun terminal menunjukkan kenaikan sekitar 30 hingga 60 persen," ujarnya.
Untuk Lebaran tahun ini, Dishub Kotim memprediksi lonjakan penumpang tidak akan jauh berbeda dari tren sebelumnya. Namun demikian, pihaknya optimistis lonjakan tersebut masih dapat diantisipasi dengan baik.
"Tahun ini kami prediksi kenaikannya tidak jauh dari itu. Artinya, dengan sinergi yang ada, kami masih bisa mengantisipasi arus mudik dan arus balik nanti," pungkas Raihansyah. (DEWI PATMALASARI/j)









