BORNEONEW, Sampit - Ramadan telah tiba. Sebagian besar penduduk di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjalankan ibadah puasa, pasalnya mayoritas penduduk di daerah itu beragama Muslim.
"Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotawaringin Timur, sebagian besar penduduk di tempat kita ini beragama Muslim, " kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kotim Eddy Surahman, Kamis, 19 Februari 2026.
Berdasarkan data yang BPS peroleh, sebanyak 402.167 atau 86,42 persen penduduk Kabupaten Kotawaringin Timur memeluk agama Islam dan menjalankan ibadah puasa. Hal ini menunjukkan mayoritas masyarakat beragama Islam di daerah tersebut. Ssmentara, sisanya sebesar 13,58 persen merupakan non-Muslim.
“Mayoritas penduduk yang berpuasa menandai kesungguhan umat Islam dalam menjalankan ibadah Ramadan di wilayah ini,” tambah Eddy Surahman.
Kamis (19 Februari 2026) ini merupakan hari pertama umat Muslim menjalankan ibadah puasa Ramadan. Di Kotin Ramadan berlangsung dengan suasana semarak namun khusyuk. Warga dari berbagai kalangan tampak antusias menyambut bulan suci ini dengan penuh rasa syukur dan semangat menjalankan rukun Islam yang keempat.
Sejak pagi hari, aktivitas masyarakat sudah tampak berbeda dibanding hari biasa. Suara azan Subuh berkumandang dari masjid-masjid di seluruh penjuru kota, mengawali hari puasa dengan penuh khidmat.
“Puasa hari pertama ini tentu membawa semangat baru bagi kami untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ibadah,” ujar Sasta salah seorang warga yang ditemui di pasar tradisional.
Di sejumlah tempat ibadah, warga juga terlihat lebih ramai dibanding hari-hari biasanya. Jamaah berbondong-bondong menghadiri shalat Tarawih setelah melaksanakan aktivitas harian dengan penuh kesungguhan.
Pusat-pusat keramaian seperti pasar dan area kuliner pun mulai menyajikan beragam hidangan khas Ramadan yang menggugah selera, meskipun suasana jual beli tetap dijaga agar tidak mengganggu kekhusyukan ibadah puasa.
Momentum hari pertama puasa ini sekaligus menjadi momen refleksi dan penguatan tali persaudaraan antarwarga. Harapan untuk menjalani Ramadan dengan keberkahan dan perbaikan diri menguat di setiap hati masyarakat Kotawaringin Timur. (DEVIAN/y)









