BORNEONEWS, Palangka Raya – Pasar Ramadan Datah Manuah sebagai salah satu lokasi baru pasar wadai tahun ini resmi dibuka pada sore hari. Pemotongan pita dilakukan secara simbolis oleh Istri Wali Kota Palangka Raya Avina Fairid Naparin dan Istri Wakil Wali Kota Merty Ilona Achmad Zaini, menandai awal beroperasinya kawasan yang dirancang sebagai pusat kuliner dan interaksi masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Sebelum pembukaan berlangsung, suasana di sekitar pasar telah dipenuhi aktivitas persiapan akhir yang dilakukan sejak siang hari. Tenda-tenda pedagang telah berdiri rapi, meja dan lapak dagangan dipersiapkan dengan cermat, sementara para pedagang menyusun aneka produk dagangannya.
Plt Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya Samsul Rizal menyampaikan bahwa Datah Manuah hadir dengan konsep yang lebih terstruktur dan representatif, diharapkan dapat menjadi destinasi favorit warga.
Pasar Ramadan Datah Manuah menampung sekitar 60 lapak pedagang yang menjual beragam kebutuhan untuk berbuka puasa, mulai dari takjil tradisional, makanan siap saji, hingga bahan makanan pokok.
Selain sebagai tempat berbelanja, kawasan ini juga dilengkapi dengan area makan, fasilitas pendukung, dan mushola, sehingga tidak hanya menjadi pusat perdagangan namun juga ruang untuk berkumpul dan mempererat tali silaturahmi antarwarga selama bulan Ramadan.
"Tahun ini, Pemerintah Kota Palangka Raya telah menyiapkan 9 lokasi Pasar Ramadan yang tersebar di berbagai kawasan kota, dengan penambahan dua lokasi baru yaitu pasar Datah Manuah dan halaman Gedung Juang," katanya, Kamis, 19 Februari 2026.
Total terdapat sekitar kurang lebih 617 pedagang yang akan mengisi 9 lokasi tersebut. Penataan lokasi pasar yang tersebar ini merupakan strategi agar aktivitas jual beli lebih teratur dan tidak terpusat di satu kawasan saja.
Selain memberikan kenyamanan bagi pengunjung dalam memilih pasar terdekat, langkah ini juga membuka peluang usaha yang lebih merata bagi para pedagang lokal, sekaligus menggerakkan roda perekonomian UMKM di bulan suci ini.
"Dengan pembukaan serentak 9 Pasar Ramadan, kami berharap agar kawasan ini tidak hanya menjadi tempat untuk memenuhi kebutuhan makan berbuka puasa, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan yang kental dalam tradisi merayakan Ramadan di Kota Palangka Raya. Kehadiran pasar Ramadan juga diharapkan dapat memberikan semarak tersendiri bagi suasana bulan suci yang penuh berkah," terangnya. (MARINI/H)









