SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Sebanyak 130 stand UMKM terlibat dalam Bazar Kuliner Ramadan 1447 Hijriyah yang digelar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat selama bulan puasa.

"Bazar kuliner ramadan ini dihadirkan bukan hanya sebagai tempat berburu takjil semata, tetapi juga sebagai wadah untuk mendukung pelaku usaha kuliner khususnya umkm lokal agar terus maju dan meningkatkan kualitas produknya serta menjaga keberadaan kue kue tradisional sebagai warisan budaya dan kearifan lokal," kata Bupati Kotim Halikinnor, saat membuka Bazar Kuliner Ramadan 1447 Hijriyah, Kamis, 19 Februari 2026.

Ia mengapresiasi atas terselenggaranya bazar yang dinilai mampu mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi warga. Menurutnya, Ramadan merupakan momentum tepat untuk memperkuat kebersamaan dan mendorong transaksi jual beli yang berdampak langsung pada pelaku usaha kecil.

Bazar Kuliner Ramadan 1447 H tersebut digelar sepanjang bulan puasa dengan ragam kuliner yang lebih variatif dibanding tahun sebelumnya. Lokasi bazar juga diperluas, mencakup dua kawasan, yakni Jalan S Parman dan Jalan Yos Sudarso, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu dan tempat untuk menikmati aneka hidangan berbuka puasa.

Ia mengimbau aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim agar secara bergiliran mengunjungi dan berbelanja di bazar tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap UMKM lokal. Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan agar suasana ibadah tetap khusyuk dan nyaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kotim Johny Tangkere mengatakan, jumlah peserta yang berpartisipasi mencapai kurang lebih 130 pedagang.

Di Jalan S Parman area parkir Taman Kota Sampit terdapat sekitar 70 pedagang kuliner lokal, terdiri dari 42 pedagang kue tradisional, 17 pedagang minuman segar, 8 pedagang asongan, serta 7 dealer dan distributor pangan.

Sementara itu, di Jalan Yos Sudarso area depan Swalayan UMKM dan Museum Kayu, terdapat sekitar 60 stand kuliner modern, yang meliputi 15 stand minuman, 15 stand kue, serta 30 stand makanan berat seperti risoles, dimsum, dan aneka kuliner lainnya.

"Kami berterimakasih dan mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan bazar kuliner Ramadan ini," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/H)