BORNEONEWS, Palangka Raya - Umat Katolik di Kota Palangka Raya diajak menghayati masa Pra-Paskah melalui rangkaian ibadah Jalan Salib yang akan digelar rutin setiap hari Jumat di Gua Maria Catholic Center selama masa Pra Paskah.
Kegiatan rohani tersebut akan dimulai pukul 17.00 WIB dan terbuka bagi seluruh umat yang ingin memperdalam makna sengsara Kristus.
Direktur Catholic Center, Pastor Danang Widhi Anggoro menyampaikan bahwa momen ini menjadi yang pertama kalinya dilaksanakan setelah Jalan Salib Catholic Center ini diresmikan oleh Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran pada Oktober 2025 lalu.
Pastor Danang menjelasjan bahwa Jalan Salib menjadi salah satu devosi penting selama masa Pra-Paskah. Melalui permenungan 14 perhentian, umat diajak mengenang perjalanan penderitaan Yesus menuju wafat di kayu salib sebagai wujud kasih dan pengorbanan bagi keselamatan manusia.
"Setiap Jumat selama masa Pra-Paskah, kami mengadakan Jalan Salib di Gua Maria. Ini menjadi kesempatan bagi umat untuk merenungkan kembali makna pertobatan, pengendalian diri, serta kasih yang rela berkorban," ujar Pastor Danang kepada Borneonews pada Jumat, 20 Februari 2026.
Ia menambahkan, setelah ibadat Jalan Salib, kegiatan dilanjutkan dengan perayaan Ekaristi yang dilaksanakan di pendopo Gua Maria. Rangkaian ini diharapkan semakin memperdalam pengalaman iman umat, karena permenungan atas sengsara Kristus dipadukan dengan perayaan sakramen.
Menurutnya, suasana doa di Gua Maria menghadirkan nuansa hening dan reflektif yang mendukung umat dalam menjalani masa tobat.
"Momentum Pra-Paskah bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi kesempatan memperbarui komitmen hidup beriman melalui doa, puasa, dan karya kasih," tutur Pastor Danang lagi.
Pastor Danang pun mengundang umat untuk memanfaatkan momen ini dengan penuh kesungguhan. Ia berharap semakin banyak umat yang hadir dan terlibat aktif, sehingga perjalanan menuju Paskah tidak hanya dirayakan secara liturgis, tetapi juga dihayati secara mendalam dalam kehidupan sehari-hari. (TESTI PRISCILLA/H)









