PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) tidak membeda-bedakan latar belakang penerima bantuan.

Penegasan itu disampaikan saat Sosialisasi Program KHBS di Aula Serba Guna Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah.

“Tidak ada perbedaan partai, suku, atau agama. Bantuan akan diberikan kepada mereka yang berhak menerimanya,” tegas Gubernur di Palangka Raya, seperti dikutip Borneonews pada Jumat, 20 Februari 2026.

Ia juga meminta seluruh jajaran pemerintah daerah, aparat keamanan, serta relawan bergerak bersama mengawal pelaksanaan program.

Menurutnya, pembagian bantuan dilakukan dalam skala besar dan membutuhkan koordinasi lintas sektor.

“Program ini penting agar tepat sasaran. Tanpa kebersamaan, koordinasi, dan informasi yang baik, permasalahan di lapangan sulit diantisipasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah Eddy Karusman menyampaikan bantuan diberikan dalam bentuk tunai maupun non-tunai kepada keluarga miskin dan rentan miskin.

“Bantuan Sosial Huma Betang bertujuan meringankan beban rumah tangga dan mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat,” ujar Eddy.

Ia memaparkan bantuan terdiri dari paket bahan pangan senilai Rp150.000 berupa beras premium 5 kg, minyak goreng 1 liter, dan gula putih 1 kg, serta bantuan tunai Rp250.000 yang disalurkan melalui Perum BULOG dan Bank Kalteng. (HERMAWAN DP/y)