BORNEONEWS, Sampit – Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Muhammad Ramadhana Rahman menyoroti kondisi infrastruktur jembatan kayu yang menghubungkan Desa Telaga Baru dan Desa Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, yang dinilai semakin memprihatinkan dan membutuhkan penanganan.
Ia menjelaskan, jembatan tersebut merupakan akses vital bagi berbagai aktivitas warga, mulai dari anak-anak yang berangkat ke sekolah, petani yang membawa hasil kebun, hingga pelaku usaha yang menjalankan kegiatan ekonomi.
"Jembatan ini menghubungkan Desa Telaga Baru dan Desa Pelangsian yang menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat," katanya, Jumat, 20 Februari 2026.
Menurut Ramadhana, percepatan perbaikan jembatan tersebut harus segera dilakukan demi keselamatan masyarakat yang sehari-hari melintasinya.
Ia menegaskan, infrastruktur yang menyangkut hajat hidup orang banyak tersebut harus menjadi prioritas dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.
"Infrastruktur yang menyangkut keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penganggaran dan pelaksanaan pembangunan," tambahnya.
Di sisi lain, Ramadhana mengungkapkan, jembatan kayu tersebut sebenarnya telah masuk dalam daftar prioritas Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Ia pun mengapresiasi langkah serius pemerintah daerah yang telah memasukkan perbaikan akses tersebut dalam perencanaan.
"Melihat kondisinya saat ini, saya mendorong agar penanganannya dipercepat dan diberikan perhatian khusus," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/y)









