BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh pedagang yang berjualan di berbagai Pasar Ramadan di kota ini, termasuk Pasar Datah Manuah.
Ia menekankan, agar para pedagang tidak menjual makanan dan minuman yang terbuat dari bahan berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan konsumen.
Khemal Nasery menyampaikan bahwa imbauan ini merupakan bentuk perhatian terhadap keamanan pangan masyarakat selama bulan suci Ramadan.
"Saya mengimbau para pedagang agar tidak menjual makanan dan minuman yang dibuat dari bahan berbahaya seperti formalin, boraks, atau pewarna tekstil yang tidak layak untuk dikonsumsi," ujarnya, Jumat, 20 Februari 2026.
Menurutnya, penggunaan bahan berbahaya dalam makanan dan minuman dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan akut hingga risiko penyakit serius seperti kerusakan organ dan kanker dalam jangka panjang.
Selain itu, hal ini juga dapat merusak citra pasar Ramadan yang tengah berusaha menjadi destinasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Khemal Nasery juga mengingatkan para pedagang untuk selalu memilih bahan baku yang berkualitas dan memiliki izin edar yang sah.
Ia menambahkan bahwa pedagang juga perlu memperhatikan kebersihan proses produksi dan penyajian makanan agar tidak menjadi sarang bakteri atau kontaminan lainnya.
"Dinas Kesehatan serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan pengawasan secara berkala di seluruh pasar Ramadan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh makanan dan minuman yang dijual memenuhi standar keamanan dan kesehatan yang berlaku," jelasnya.
Khemal Nasery berharap agar para pedagang dapat mengikuti imbauan ini dengan baik, sehingga masyarakat dapat menikmati hidangan berbuka puasa yang aman dan sehat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan melaporkan jika menemukan makanan atau minuman yang mencurigakan kepada pihak berwenang. (MARINI/Y)









