BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya Nenie Adriati Lambung melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya, Jumat, 20 Februari 2026. Kunjungan ini difokuskan pada pengawasan penanganan rabies serta optimalisasi layanan kesehatan bagi masyarakat.
Nenie hadir didampingi dua tenaga ahli, Listanara dan Apriwati, dan disambut langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, bersama sejumlah kepala bidang yang membidangi program kesehatan masyarakat, termasuk pengendalian penyakit menular.
Dalam pertemuan tersebut, DPRD bersama Dinkes mengevaluasi langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah kota dalam menangani rabies, sekaligus mengidentifikasi tantangan di lapangan.
“Saya melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap kebijakan pemerintah daerah agar berjalan sesuai aturan dan akuntabel,” ujar Nenie.
Ia menegaskan, penanganan rabies menjadi perhatian serius karena penyakit tersebut memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan masyarakat dan memerlukan koordinasi lintas sektor yang kuat.
Kepala Dinkes Kota Palangka Raya, Riduan, memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan, mulai dari vaksinasi massal hewan peliharaan, peningkatan surveilans kasus rabies, hingga ketersediaan obat antirabies di seluruh puskesmas dan rumah sakit rujukan.
Namun demikian, Dinkes masih menghadapi sejumlah kendala, seperti rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi hewan serta keterbatasan akses penyuluhan ke wilayah pedalaman.
Menanggapi hal tersebut, Nenie menekankan pentingnya transparansi penggunaan anggaran penanganan rabies, perluasan cakupan vaksinasi, serta penguatan edukasi kepada masyarakat.
Ia juga mendorong Dinkes untuk memperkuat kolaborasi dengan dinas terkait lainnya agar penanganan rabies dapat dilakukan secara terpadu, mulai dari pencegahan hingga penanganan kasus.
“Saya mengapresiasi upaya Dinkes dalam menangani rabies dan meningkatkan layanan kesehatan. Ke depan, program penanganan rabies perlu diperkuat dengan langkah konkret yang berorientasi pada keamanan dan kesejahteraan masyarakat Palangka Raya,” pungkasnya. (MARINI/j)









