BORNEONEWS, Buntok - Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) UMKM membuka pasar penyeimbang di halaman kantor Bulog Buntok, Senin (19/12/2016).

Kegiatan yang digelar selama tiga hari ini bertujuan membantu masyarakat di tengah melonjaknya harga bahan pokok di pasaran, ketika menjelang Natal dan Tahun Baru.

"Yang kamu lakukan ini merupan salah satu program tahunan dari pemerintah, untuk meringankan beben masyarakat dalam mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, pada setiap menjelang hari besar keagamaan," terang kepala Disperindagkop Barsel Agus Taruna kepada Borneonews di sela kegiatan itu.

Barang yang dijual di pasar penyeimbang itu berupa beras, telur, minyak goreng, gula pasir, susu kaleng, mi instan dan minyak tanah.

Cara penjualannya dilakukan dengan sistem per paket. Setiap pembeli sebelumnya harus menebus kupon dengan beraneka harga. Dari harga Rp20.000, Rp30.000, hingga Rp50.000.

"Jadi terserah masyarakat, mau memilih paket yang mana yang diinginkan sesuai kemampuannya," terang Agus.

Ia menjelaskan, harga minyak tanah di pasar penyeimbang itu dalam per paketnya seharga Rp20.000 per lima liter.

Agus menerangkan, pihaknya tidak mungkin secara langsung dapat mengatur dan menekan naiknya harga sejumlah bahan pokok di pasaran. Karena para pedagang tentu mempunyai alasan tersendiri hingga bahan pokok tersebut mengalami kenaikan harga.

"Semoga melaui pasar penyeimbang ini sebagian keperluan pangan masyarakat kita dapat tercukupi," imbuhnya mengakhiri. (LAILY MANSYUR/m)