BORNEONEWS, Moskow – Pemerintah Inggris dilaporkan menolak permintaan Amerika Serikat (AS) untuk menggunakan pangkalan militer Inggris, termasuk pangkalan strategis Diego Garcia di Kepulauan Chagos, sebagai lokasi serangan militer terhadap Iran.
Penolakan tersebut dilaporkan surat kabar The Times, Kamis, 19 Februari 2026, mengutip sejumlah sumber yang mengetahui pembahasan internal pemerintah Inggris.
Sikap Inggris itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengkritik London terkait kesepakatan sewa Pulau Diego Garcia. Trump menyebut pulau tersebut berpotensi dibutuhkan untuk menghadapi kemungkinan serangan terhadap Iran apabila perundingan nuklir gagal, serta mendesak Inggris agar tidak menyerahkan pulau itu meski telah ada persetujuan sebelumnya.
Menurut laporan tersebut, penolakan Inggris memberikan akses pangkalan militer membuat Trump menarik dukungannya terhadap rencana Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk menyerahkan Kepulauan Chagos kepada Mauritius.
Inggris hingga kini belum memberikan izin penggunaan pangkalan kepada AS karena kekhawatiran akan pelanggaran hukum internasional serta potensi konsekuensi hukum dari kemungkinan operasi militer terhadap Iran.
Rencana militer AS disebut-sebut melibatkan pangkalan Diego Garcia di Samudra Hindia, serta pangkalan udara RAF Fairford di Inggris yang selama ini digunakan sebagai lokasi penempatan pesawat pengebom berat Angkatan Udara AS.
Sementara itu, Kantor Luar Negeri Inggris pada Kamis membela kesepakatan penyerahan kedaulatan Kepulauan Chagos kepada Mauritius, meskipun mendapat kritik dari Trump. Pemerintah Inggris mengingatkan bahwa pada 5 Februari lalu, Trump sendiri menyatakan kesepakatan tersebut merupakan solusi terbaik yang dapat dicapai.
Di sisi lain, Departemen Luar Negeri AS mengumumkan akan menggelar perundingan dengan pemerintah Mauritius pada 23–25 Februari untuk menegaskan pentingnya pangkalan militer Diego Garcia bagi kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat.
Sebagai informasi, pada 3 Oktober 2024 Inggris secara resmi menyepakati penyerahan kedaulatan Kepulauan Chagos, termasuk Pulau Diego Garcia, kepada Mauritius. Dalam perjanjian tersebut, Inggris tetap mempertahankan kendali atas pangkalan udara Diego Garcia selama 99 tahun, disertai dukungan keuangan dan investasi infrastruktur bagi Mauritius.
Sengketa Kepulauan Chagos telah berlangsung selama puluhan tahun. Pada 2019, Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi yang mendesak Inggris mengakhiri penguasaan atas wilayah tersebut.
ANTARA









