PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menginstruksikan seluruh jajaran pejabat untuk mempercepat pengembangan inovasi berbasis digital.

Langkah ini diambil sebagai upaya nyata dalam mentransformasi birokrasi agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

"Digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk menjawab tantangan zaman," katanya, Sabtu, 21 Februari 2026.

Fairid menekankan bahwa tujuan utama dari pemanfaatan teknologi ini adalah untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Dengan sistem yang terintegrasi secara daring, warga diharapkan tidak lagi menemui hambatan birokrasi yang berbelit-belit saat mengurus perizinan maupun administrasi kependudukan.

"Efisiensi waktu dan transparansi menjadi poin utama yang ingin dicapai melalui terobosan digital di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," ujarnya.

Ia meminta para pejabat tidak hanya terpaku pada rutinitas administratif semata, tetapi juga berani menciptakan solusi kreatif yang aplikatif.

Ia menginginkan setiap instansi memiliki platform atau sistem informasi yang mampu memangkas alur pelayanan manual menjadi lebih ringkas.

Inovasi ini diharapkan dapat meminimalisir interaksi tatap muka yang berpotensi menimbulkan celah pungutan liar atau ketidakpastian layanan. (HENDRI/H)