BORNEONEWS, Palangka Raya - Semangat Marhaenisme kembali ditegaskan Dewan Pimpinan Komisariat atau DPK Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau GMNI Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya atau FEB UPR melalui kegiatan kunjungan kasih di Yayasan Panti Asuhan Kasih Karunia baru-baru ini.
Kegiatan tersebut menjadi ruang implementasi nilai kemanusiaan dan keadilan sosial yang selama ini menjadi landasan perjuangan GMNI. Para kader turun langsung menyapa dan berbagi dengan anak-anak panti asuhan.
Komisaris DPK GMNI FEB UPR, Petrus Damai Selamat Gea, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengabdian sosial merupakan bagian tak terpisahkan dari gerakan mahasiswa. Ia menyebut, kepedulian harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar wacana.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menanamkan semangat kepedulian sosial kepada seluruh kader GMNI, sekaligus memberikan kebahagiaan dan harapan bagi anak-anak di Panti Asuhan Kasih Karunia,” ujarnya dalam rilis kepada Borneonews pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Selain penyerahan bantuan kebutuhan pokok, kader GMNI juga menggelar doa bersama dan berinteraksi langsung dengan anak-anak. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk membangun kedekatan emosional serta menumbuhkan rasa empati.
DPK GMNI FEB UPR menilai, langkah kecil seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun karakter kader yang berorientasi pada kemanusiaan dan keberpihakan kepada rakyat kecil. (TESTI PRISCILLA/H)









