SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Kotawaringin Timur, Alang Arianto, memaparkan gambaran umum pendapatan dan belanja daerah untuk tahun anggaran 2026.

Alang menjelaskan bahwa total pendapatan daerah Kotim pada tahun 2026 diproyeksikan sebesar Rp1.947.919.847.300. 

Pendapatan ini berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp466.887.264.180 atau sekitar 23,97 persen, sedangkan pendapatan transfer mencapai Rp1.481.032.583.120 atau 76,03 persen dari total pendapatan.

“Pendapatan transfer memang mendominasi, namun PAD juga terus ditingkatkan sebagai upaya mendukung kemandirian daerah,” ujar Alang Arianto, Sabtu, 21 Februari 2026.

Sementara itu, gambaran umum belanja daerah tahun 2026 mencapai total anggaran Rp1.981.616.941.850. Belanja ini terdiri dari belanja tak terduga sebesar Rp5.000.000.000 atau 0,25 persen, belanja transfer sebesar Rp261.730.671.058 atau 13,21 persen, belanja modal sebesar Rp181.721.766.583 atau 9,17 persen, dan belanja operasi sebesar Rp1.533.164.504.209 atau 77,37 persen dari total belanja.

“Belanja operasi mendominasi anggaran daerah karena mencakup berbagai kegiatan rutin dan pelayanan publik yang harus berjalan dengan baik,” tambahnya.

Proyeksi pendapatan dan belanja ini menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan tata kelola pemerintahan. (DEVIANA/H)