PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Puluhan umat Katolik mengikuti ibadah Jalan Salib yang digelar setiap Jumat selama masa Pra-Paskah di Gua Maria Catholic Center Palangka Raya. Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB pada Jumat, 20 Februari 2026 itu berlangsung khidmat dengan suasana doa yang hening di area Gua Maria.

Umat yang hadir tidak hanya berasal dari lingkungan sekitar, tetapi juga melibatkan anak-anak dari SMAK, para suster, serta bruder yang berkarya di wilayah Catholic Center. Kebersamaan lintas usia dan panggilan hidup membiara itu menghadirkan nuansa kebersamaan dalam menghayati sengsara Kristus.

Direktur Catholic Center, Pastor Danang Widhi Anggoro menyampaikan apresiasi atas antusiasme umat yang setia mengikuti Jalan Salib selama masa tobat ini. Ia menilai kehadiran anak-anak sekolah hingga para biarawan dan biarawati menjadi tanda hidupnya semangat iman di tengah komunitas.

"Melalui Jalan Salib, umat diajak merenungkan makna pengorbanan dan kasih. Kehadiran anak-anak SMAK, para suster, dan bruder memberi kesaksian bahwa semangat menghayati Pra-Paskah tumbuh bersama dalam kebersamaan," ujarnya kepada Borneonews pada Sabtu, 21 Februari 2026.

Setiap perhentian Jalan Salib dibawakan secara bergantian, menghadirkan refleksi yang menyentuh tentang penderitaan Yesus hingga wafat di kayu salib. Umat mengikuti dengan penuh penghayatan, sebagian membawa lilin dan buku panduan doa.

Usai Jalan Salib, rangkaian ibadah dilanjutkan dengan perayaan misa di pendopo Gua Maria. Pastor Danang berharap kebersamaan ini terus terjaga hingga perayaan Paskah, sehingga perjalanan iman selama Pra-Paskah benar-benar membuahkan pertobatan dan pembaruan hidup. (TESTI PRISCILLA/y)