BORNEONEWS, Sampit – Maskapai Wings Air mulai Maret 2026 melayani empat rute penerbangan dari Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Pembukaan rute ini diharapkan memperkuat konektivitas udara dari dan menuju Sampit.
Berdasarkan jadwal perdana yang disampaikan maskapai, rute pertama yang beroperasi mulai 10 Maret 2026 adalah Sampit–Banjarmasin dan sebaliknya.
Untuk rute Sampit–Banjarmasin, penerbangan dijadwalkan pukul 12.50 WIB dengan harga tiket dalam sistem agen mulai Rp1.196.200. Sementara rute Banjarmasin–Sampit berangkat pukul 12.20 WITA dengan harga Rp1.247.900. Penerbangan ini tersedia setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Masih pada 10 Maret 2026, Wings Air juga membuka rute Sampit–Surabaya pukul 09.40 WIB dengan harga mulai Rp1.765.300. Sedangkan rute Surabaya–Sampit berangkat pukul 07.40 WIB dengan harga Rp1.860.200. Jadwalnya sama, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Selanjutnya, mulai 11 Maret 2026, maskapai ini melayani rute Sampit–Pangkalan Bun pukul 10.50 WIB dengan tarif Rp1.037.700. Untuk penerbangan Pangkalan Bun–Sampit, jadwal keberangkatan pukul 14.50 WIB dengan harga yang sama, Rp1.037.700. Rute ini beroperasi setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.
Rute keempat adalah Sampit–Palangka Raya yang dijadwalkan pukul 16.05 WIB dengan harga tiket mulai Rp996.400. Sedangkan Palangka Raya–Sampit berangkat pukul 09.40 WIB dengan tarif Rp1.038.000. Penerbangan ini juga tersedia setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, mulai 11 Maret 2026.
Harga tiket yang tertera tersebut dapat berubah sewaktu-waktu tergantung ketersediaan kursi (seat).
Sebelumnya diberitakan, Lion Air Group bertekad mengembalikan kejayaan penerbangan di Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), seperti kondisi sebelum pandemi Covid-19 pada 2020. Upaya tersebut dimulai dengan pembukaan kembali sejumlah rute strategis yang menghubungkan Sampit dengan kota-kota penting di Kalimantan dan Jawa.
"Jadi Lion Air Group di tahap awal melalui Wings Air menggunakan pesawat ATR 72 berupaya untuk mengembalikan kejayaan penerbangan melalui Bandara H Asan Sampit," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro saat audiensi dengan Bupati Kotim Halikinnor beberapa waktu lalu.
Danang menjelaskan, secara historis Bandara H Asan Sampit memiliki peran strategis sebagai penghubung penerbangan di Kalimantan Tengah. Sebelum pandemi Covid-19, Wings Air dengan pesawat ATR pernah melayani rute dari Sampit menuju Palangka Raya, Pangkalan Bun dan Surabaya.
"Kami melihat sebelum Covid-19, konektivitas penerbangan Sampit sangat luas. Karena itu, Lion Air Group ingin kembali berkontribusi terhadap pengembangan wilayah Kotim dan sekitarnya agar dapat tumbuh bersama," ujarnya.
Menurut Danang, pengaktifan kembali penerbangan ini memiliki sejumlah tujuan strategis. Pertama, memudahkan mobilitas masyarakat dari dan menuju Kotim dan daerah sekitarnya. Kedua, mendukung perjalanan bisnis dan dinas. Ketiga, mendorong perkembangan sektor pariwisata di Kalimantan Tengah melalui Kotim.
Selain itu, keberadaan penerbangan juga diharapkan dapat mempercepat distribusi komoditas unggulan daerah serta mengakomodasi kebutuhan perjalanan ibadah umrah dengan penerbangan koneksi. Rute Sampit–Surabaya juga akan dikoneksikan dengan kota-kota lain di Indonesia. (DEWI PATMALASARI/Y)









