BORNEONEWS, Sampit – Menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, manajemen Wings Air membuktikan janji mereka untuk melayani penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, mulai 10 Maret 2026.
“Kami ingin mewujudkan konektivitas udara pada momen liburan dan Lebaran untuk kepentingan masyarakat dan pengembangan Kalimantan Tengah, termasuk di Sampit,” kata Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, Sabtu, 21 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa penguatan jaringan penerbangan intra Kalimantan Tengah menjadi langkah strategis yang mendukung mobilitas masyarakat, pebisnis, dan wisatawan sekaligus mendorong percepatan pengembangan daerah.
“Bagi masyarakat Kalimantan Tengah, penguatan konektivitas ini menjadi penambahan rute yang menyediakan kemudahan nyata dalam menjalani aktivitas sehari-hari, " ucapnya.
Kini perjalanan dari Muara Teweh ke Palangkaraya, dari Sampit ke Pangkalan Bun, hingga terhubung ke luar provinsi dapat dilakukan dengan terencana dan nyaman.
Dia menambahkan bahwa saat momen liburan dan Lebaran, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk pulang kampung atau bepergian bersama orang tercinta tanpa harus menempuh perjalanan darat berjam-jam. Bagi pelaku usaha dan profesional, konektivitas ini membuka akses lebih luas ke pusat bisnis dan perdagangan, mempercepat pertemuan, distribusi, serta peluang kerja sama.
“Layanan Wings Air membuat konektivitas udara di Kalimantan Tengah semakin terstruktur dan terhubung antarwilayah, yaitu Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, Palangkaraya, Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, hingga Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat,” ungkap Danang.
Skema rute yang dibentuk menciptakan pola konektivitas berkelanjutan dari Muara Teweh – Palangkaraya – Sampit – Pangkalan Bun – Ketapang (Kalbar) secara pulang pergi.
“Penerbangan ini bukan berdiri sendiri, melainkan saling mendukung sehingga perjalanan antar kabupaten/kota menjadi lebih cepat dan dekat,” sambungnya.
Untuk kemudahan, pemesanan tiket dan akomodasi dapat dilakukan secara praktis melalui aplikasi BookCabin.
Jadwal penerbangan Lion Air mulai berlaku pada 10 Maret 2026, dengan rute Sampit – Banjarmasin dan Sampit – Surabaya yang beroperasi tiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Sedangkan rute Sampit – Palangka Raya dan Sampit – Pangkalan Bun mulai 11 Maret 2026 dengan frekuensi pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.
Selain menguatkan rute dalam provinsi, jaringan ini juga menghubungkan Kalimantan Tengah dengan berbagai kota besar di Indonesia melalui rute Sampit – Surabaya, dengan konektivitas ke lebih dari 15 kota tujuan termasuk pusat ekonomi nasional dan rute perjalanan ibadah. Kota-kota tersebut meliputi Bali, Lombok, Labuan Bajo, Kupang, Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Kuala Lumpur, hingga Jeddah.
Sementara rute Sampit – Banjarmasin terkoneksi ke lebih dari lima kota lanjutan di Kalimantan dan sekitarnya, seperti Jakarta, Muara Teweh, Batulicin, Kotabaru, Makassar, dan Balikpapan. Rute Pangkalan Bun – Ketapang juga membuka akses ke Pontianak, Sintang, dan Putussibau.
“Kami hadir di momen Ramadan, liburan, dan Lebaran saat masyarakat bersiap pulang kampung dan pelaku usaha meningkatkan aktivitas, sehingga konektivitas udara Kalimantan Tengah kini semakin kuat dan saling terhubung,” tutup Danang. (DEVIANA/y)









