PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengurus Provinsi atau Pengprov Persatuan Korfball Seluruh Indonesia atau PKSI Kalteng terus memantapkan langkah pengembangan korfball di Bumi Tambun Bungai menjelang Porprov XIII 2026. Selain peningkatan kualitas SDM, perluasan basis kepengurusan menjadi agenda prioritas tahun ini.

Ketua Umum PKSI Kalteng, Nopri Setiawan, menyebut pelatihan lisensi C bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari gerakan jangka panjang membangun ekosistem korfball yang kompetitif dan berkelanjutan.

"Sebanyak 20 peserta yang telah mengikuti pelatihan diharapkan menjadi motor penggerak di daerah masing-masing," kata Nopri dalam rilisnya pada Sabtu, 21 Februari 2026.

Mereka akan menularkan pengetahuan kepada klub dan sekolah guna memperluas minat generasi muda terhadap olahraga campuran ini.

Korfball dikenal sebagai cabang olahraga non-kontak yang menjunjung tinggi sportivitas dan kerja sama tim lintas gender. Karakter inilah yang dinilai relevan dengan semangat pembinaan olahraga modern yang inklusif.

Dengan dukungan KONI Kalteng, PKSI optimistis mampu memenuhi syarat kepesertaan Porprov sekaligus meningkatkan daya saing atlet. Konsolidasi di wilayah barat menjadi langkah strategis agar persiapan lebih terfokus.

"Target kami bukan hanya tampil di Porprov, tetapi membangun tradisi prestasi. Semua dimulai dari kualitas pelatih dan wasit," pungkas Nopri.(TESTI PRISCILLA/Y)