BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Tantawi Jauhari, meminta Perumdam Tirta Bahalap untuk melakukan peremajaan jaringan pipa serta meningkatkan kualitas pelayanan.
Tujuan utama dari usulan ini adalah memastikan pasokan air bersih ke masyarakat tetap berjalan lancar tanpa gangguan yang berulang.
Menurut Tantawi, beberapa masalah yang sering muncul terkait pelayanan air PDAM, seperti tekanan rendah, gangguan pasokan, dan kebocoran pipa, sebagian besar disebabkan oleh kondisi jaringan pipa yang sudah cukup tua.
"Kami meminta PDAM untuk melakukan peremajaan jaringan pipa serta meningkatkan pelayanan agar pasokan air ke warga tetap lancar," ujarnya, Sabtu, 21 Februari 2026.
Ia menekankan bahwa, investasi pada peremajaan infrastruktur merupakan hal penting untuk menjamin kelangsungan layanan di masa depan.
"Peremajaan jaringan pipa diharapkan dapat mengurangi risiko kebocoran yang tidak hanya menyebabkan kerugian bagi PDAM tetapi juga mengganggu pasokan air ke rumah tangga," harapnya.
Selain itu, pembaruan infrastruktur juga akan membantu meningkatkan tekanan air yang stabil di seluruh wilayah pelayanan.
Selain peremajaan jaringan, Tantawi juga menekankan perlunya peningkatan kualitas pelayanan, termasuk kecepatan tanggapan terhadap keluhan masyarakat, transparansi informasi mengenai jadwal pemeliharaan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di PDAM.
Ia berharap bahwa langkah-langkah perbaikan yang dilakukan oleh PDAM dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga Palangkaraya. (MARINI/Y)









