BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mengimbau seluruh pelaku usaha parcel di kota ini untuk selalu memastikan bahwa produk dan bahan baku yang digunakan dalam pembuatan parcel tidak dalam kondisi kedaluarsa.
Imbauan ini disampaikan menjelang periode permintaan parcel cenderung meningkat, terutama menjelang hari besar keagamaan dan hari raya.
Rana Muthia menyatakan bahwa parcel merupakan produk yang banyak dicari masyarakat untuk diberikan sebagai hadiah atau oleh-oleh, sehingga kualitas produk, mutu dan keamanannya harus menjadi prioritas utama.
Penggunaan bahan atau produk yang sudah kedaluarsa tidak hanya dapat membahayakan kesehatan konsumen tetapi juga dapat merusak citra usaha serta kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal.
"Kami mengimbau pelaku usaha parcel agar produk yang digunakan tidak kedaluarsa," tegas Rana, Sabtu,21 Februari 2026.
Ia menekankan bahwa, keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama yang harus diperhatikan oleh setiap pelaku usaha.
Menurutnya, pelaku usaha perlu melakukan pengendalian kualitas yang ketat mulai dari pemilihan bahan baku, penyimpanan, hingga proses pembuatan dan penyajian parcel.
Hal ini termasuk pemeriksaan tanggal kedaluarsa secara berkala, menyimpan barang sesuai dengan ketentuan yang benar, serta tidak menggunakan bahan yang sudah melebihi batas waktu konsumsi.
Rana Muthia juga mengajak pihak terkait seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan Kota Palangka Raya untuk meningkatkan pengawasan terhadap penjualan parcel di pasaran.
"Pengawasan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh produk yang beredar memenuhi standar keamanan dan kesehatan yang berlaku," mintanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih parcel dengan memeriksa tanggal kadaluarsa, kondisi kemasan, serta kualitas produk sebelum melakukan pembelian.
Ia berharap, dengan kerja sama antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat, keamanan pangan dalam produk parcel di Palangka Raya dapat selalu terjaga. (MARINI/y)









