TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Barito Timur menggelar seleksi ketat selama dua hari untuk membentuk tim terbaik menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Tengah 2026.

Kegiatan berlangsung pada 20–21 Februari 2026 di lapangan basket RTH Nansarunai Tamiang Layang.

Sebanyak 81 atlet ambil bagian dalam penjaringan tersebut, terdiri dari 45 atlet putra dan 36 atlet putri. 

Mereka bersaing memperebutkan posisi inti dalam skuad Barito Timur yang akan berlaga pada Porprov Kalteng 2026 yang dijadwalkan digelar di Kabupaten Kotawaringin Barat pada Oktober mendatang.

Koordinator Bidang Pembinaan dan Prestasi Perbasi Barito Timur, Rio Andika Putra, menegaskan seleksi dilakukan secara menyeluruh dan objektif.

“Proses seleksi meliputi kemampuan fisik, teknik dasar atau fundamental serta kemampuan bermain atau game di lapangan. Dari 36 atlet putra dan 32 atlet putri yang mengikuti seleksi, nantinya akan dipilih masing-masing 12 orang untuk memperkuat tim Porprov,” ujarnya di sela kegiatan, Sabtu, 21 Februari 2026.

Rio menjelaskan, kondisi fisik menjadi fondasi utama dalam olahraga bola basket yang menuntut daya tahan, kelincahan dan kekuatan. Selain itu, penguasaan teknik dasar seperti dribble, passing, shooting serta pemahaman taktik permainan menjadi indikator penting dalam menentukan komposisi tim terbaik.

Ketua Perbasi Barito Timur, I Putu Widid Septiawan, menegaskan pihaknya tidak sekadar berpartisipasi, melainkan membidik prestasi.

“Kami menargetkan perolehan medali pada Porprov nanti. Karena itu proses seleksi dilakukan dengan serius dan terukur agar tim yang terbentuk benar-benar kompetitif,” tegasnya.

Widid menambahkan, seleksi kali ini juga diproyeksikan untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Provinsi 2026 yang akan digelar pada Juni mendatang. Dengan demikian, pola pembinaan dilakukan secara berjenjang antara atlet pelajar dan atlet senior.

Untuk mengakomodasi seluruh potensi daerah, Perbasi Barito Timur juga akan menggelar seleksi tahap kedua bagi atlet asal Barito Timur yang saat ini menempuh pendidikan di Banjarmasin, Palangka Raya maupun Pulau Jawa. Langkah tersebut diambil agar seluruh pemain potensial memiliki kesempatan yang sama membela kabupaten.

Sebagai bagian dari persiapan, dua bulan menjelang Porprov tim terpilih akan menjalani pemusatan latihan selama satu bulan di Banjarmasin. 

Selain peningkatan intensitas latihan, agenda tersebut juga akan diisi dengan latih tanding melawan klub-klub setempat guna mengasah mental bertanding serta strategi permainan.

Dengan seleksi berlapis dan program persiapan terstruktur, Perbasi Barito Timur optimistis mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)