BORNEONEWS, Banjarmasin - Seorang remaja laki-laki ditemukan tergeletak dengan kondisi kepala berdarah di Jalan Kuin Kecil, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, pada Sabtu dini hari, 21 Februari 2026, sekitar pukul 02.00 WITA. Awalnya, warga menduga peristiwa tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas.
Namun setelah dilakukan penanganan awal oleh relawan yang datang ke lokasi, diketahui bahwa kejadian tersebut bukanlah kecelakaan. Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa remaja tersebut diduga menjadi korban perkelahian antar kelompok.
Berdasarkan keterangan yang diterima relawan, korban mengalami luka robek di bagian kepala akibat pukulan. Peristiwa itu disebut-sebut bermula dari aksi tawuran yang terjadi di wilayah Sasahi dan berlanjut hingga ke kawasan Kuin Kecil.
“Setelah diberikan pertolongan pertama, korban langsung dibawa oleh teman-temannya menggunakan sepeda motor untuk kembali ke rumah,” ujar Ahmad, salah satu relawan setempat.
Relawan juga memastikan bahwa kejadian tersebut negatif kecelakaan lalu lintas. Tidak ditemukan tanda-tanda insiden kendaraan bermotor di sekitar lokasi saat penanganan berlangsung.
Peristiwa ini sempat menjadi perhatian warga sekitar karena korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di jalan. Beberapa warga yang melintas turut membantu mengamankan situasi hingga relawan tiba. (SABRIANOOR/y)









