PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah Yuliansyah Andrias mengajak masyarakat untuk mengunjungi stand Gerakan Pangan Murah (GPM) yang akan diselenggarakan secara bersama-sama.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara BI Kalteng, Kanwil Bulog Kalteng, dan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya.

Stand GPM akan hadir di Pasar Ramadan Datah Manuah dengan periode pelaksanaan mulai Senin, 23 Februari 2026 hingga Rabu, 25 Februari 2026.

"Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama bulan Ramadan dengan harga yang lebih terjangkau," katanya, Minggu, 22 Februari 2026.

Berbagai komoditas pokok dan kebutuhan sehari-hari akan ditawarkan dalam stand tersebut. Salah satunya adalah beras SPHP dengan harga Rp 58.000 per sak berisi 5 Kilogram, serta beras premium dengan harga Rp 75.000 per Kilogram. Minyak goreng merk Minyak Kita juga akan dijual dengan harga Rp 15.500 per liter.

Untuk kebutuhan protein hewani, stand GPM menyediakan ikan patin dengan harga Rp 23.000 per satuan dan ikan nila seharga Rp 36.000 per satuan. Selain itu, telur ayam ras besar juga akan tersedia dengan harga Rp 58.000 per tabak.

Komoditas lain yang ditawarkan meliputi gula premium merk Manis Kita dengan harga Rp 15.500 per kilogram dan bawang merah seharga Rp 32.000 per kilogram.

Semua komoditas yang dijual telah melalui proses seleksi untuk memastikan kualitasnya tetap terjaga.

"Diharapkan keberadaan stand Gerakan Pangan Murah dapat memberikan kemudahan dan manfaat nyata bagi masyarakat Palangka Raya dalam menyambut bulan suci Ramadan, sekaligus membantu menjaga stabilitas harga pangan di daerah tersebut," pungkasnya. (PATHUR/j)