PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan capaian pembangunan berkelanjutan melalui penguatan tiga fokus utama yang saling terintegrasi dan berkesinambungan.

Strategi ini dirancang untuk memastikan perkembangan daerah yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan dinamika global.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid menyampaikan bahwa strategi pembangunan daerah ke depan diarahkan pada langkah-langkah prioritas yang mampu menjaga tren positif pembangunan, sekaligus merespons dinamika ekonomi global yang terus berkembang.

"Langkah ini diharapkan dapat menjadikan Palangka Raya lebih tangguh dan adaptif terhadap perubahan," katanya, Minggu, 22 Februari 2026.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dilepaskan dari konsistensi kebijakan serta sinergi antar sektor dalam mencapai target pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah.

Kolaborasi antar dinas dan pihak terkait menjadi kunci utama dalam mewujudkan program-program pembangunan yang efektif.

Fokus pertama yang menjadi perhatian utama pemerintah kota adalah upaya penurunan angka kemiskinan.

Untuk itu, Pemko Palangka Raya terus mendorong perluasan kesempatan kerja, penguatan ekonomi masyarakat, serta penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran bagi kelompok berpenghasilan rendah.

Berbagai program pemberdayaan ekonomi lokal juga terus digalakkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat.

"Intervensi ekonomi di tingkat akar rumput sangat penting agar masyarakat memiliki daya beli yang stabil dan mampu memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri,” ujarnya.

Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada bantuan sosial dan membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

"Pemerintah kota juga berkomitmen untuk terus mengembangkan fokus pembangunan lainnya yang terintegrasi dengan upaya penurunan kemiskinan, guna menciptakan pembangunan yang seimbang dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/j)