BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Stok darah di Unit Transfusi Darah RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dilaporkan menipis dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini memicu pihak rumah sakit untuk mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar bisa melakukan donor darah.
Melalui unggahan resmi, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa kebutuhan darah terus meningkat, sementara jumlah pendonor mengalami penurunan. Situasi tersebut dikhawatirkan dapat menghambat pelayanan bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah, baik untuk tindakan operasi, pasien kecelakaan, maupun penderita penyakit tertentu.
Kepala UPD RSUD Kapuas, dr. Diana Yuniarti, menjelaskan bahwa stok darah semua golongan saat ini berada pada level terbatas. “Permintaan darah setiap harinya cukup tinggi, sementara stok yang tersedia belum mencukupi kebutuhan. Kami mengajak masyarakat yang memenuhi syarat kesehatan untuk segera mendonor,” ungkapnya, Minggu, 22 Februari 2026.
Ia menambahkan, donor darah sangat penting untuk menjaga ketersediaan stok di bank darah rumah sakit. Terlebih, darah tidak dapat diproduksi dan hanya bisa diperoleh dari para pendonor secara sukarela.
Menurut dr. Diana, proses donor dilakukan sesuai standar medis dan protokol kesehatan yang berlaku. Petugas memastikan setiap pendonor dalam kondisi sehat melalui pemeriksaan awal sebelum pengambilan darah dilakukan.
Pihak rumah sakit juga membuka layanan donor darah di UPD RSUD Kapuas yang beralamat di Jalan Tambun Bungai, Selat Tengah, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas. Masyarakat dapat datang langsung atau menghubungi kontak layanan untuk informasi lebih lanjut.
RSUD Kapuas berharap partisipasi aktif masyarakat dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi saudara-saudara yang tengah menjalani perawatan.
“Setetes darah Anda sangat berarti bagi keselamatan nyawa orang lain,” tutup dr. Diana. (SABRIANOOR/j)









