PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tetap memprioritaskan program pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat meski APBD Tahun 2026 mengalami penurunan signifikan.

APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 tercatat sebesar Rp5,4 triliun, turun dibandingkan APBD Tahun 2025 yang mencapai Rp10,3 triliun.

Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa di tengah efisiensi anggaran, komitmen terhadap program prioritas tetap dijalankan.

“Di tengah efisiensi anggaran, kami tetap berkomitmen memprioritaskan program-program pembangunan yang berdampak langsung ke masyarakat,” tuturnya seperti dikutip Borneonews pada Minggu, 22 Februari 2026.

Dia mengatakan Kartu Huma Betang Sejahtera ini menjadi pilar utama mewujudkan visi dan misi dirinya bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo.

Kartu Huma Betang Sejahtera diluncurkan sebagai simbol dimulainya program peningkatan kesejahteraan dan pelayanan bagi masyarakat Kalimantan Tengah.

Program tersebut ditegaskan sebagai wujud komitmen Pemerintah Provinsi dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. (HERMAWAN DP/j)