PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kegiatan Naskah Masa Depan yang digelar Kelurahan Raja Seberang bersama Jala Project dan Pangkalan Bun Bookparty di Balai Kelurahan Raja Seberang, meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. 

Tidak hanya menjadi ajang belajar, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan mimpi mereka, Minggu, 22 Februari 2026.

Salah satu peserta, Maulida, siswi sekolah dasar di wilayah Raja Seberang, mengaku antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ia menilai, tontonan film, diskusi, dongeng, dan pembuatan vision board membuat suasana belajar terasa menyenangkan.

“Saya paling suka waktu nonton film dan membuat vision board," ujar Maulida saat ditemui usai kegiatan. 

Hal senada disampaikan Naura, peserta lainnya yang juga duduk di bangku sekolah dasar. Ia mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan literasi yang dikemas secara kreatif dan interaktif seperti itu.

“Tadi waktu review film, saya jadi tahu kalau untuk mencapai mimpi harus terus belajar, berusaha dan tidak boleh menyerah,” kata Naura. 

Ia menambahkan, sesi membaca dongeng tentang cita-cita juga membuatnya semakin yakin dengan impiannya.

Naura menilai kegiatan tersebut berbeda dari pembelajaran di sekolah karena memberikan ruang untuk berdiskusi dan berimajinasi. Ia merasa lebih bebas menuangkan harapan dan gambaran masa depannya melalui papan impian yang dibuat bersama teman-teman.

Kedua peserta tersebut berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar di Kelurahan Raja Seberang. Mereka ingin lebih banyak anak mendapatkan kesempatan untuk belajar tentang pentingnya memiliki dan menjaga cita-cita.

Melalui sudut pandang peserta, Naskah Masa Depan tidak sekadar menjadi agenda literasi, melainkan juga wadah pembentukan karakter dan keberanian bermimpi. 

Antusiasme anak-anak menjadi bukti bahwa pendekatan kreatif mampu menumbuhkan semangat belajar sekaligus optimisme sejak usia dini.(NURITA/j)