BORNEONEWS, Palangka Raya - Perusahaan Besar Swasta atau PBS perkebunan di Kabupaten Kotawaringin Timur menunjukkan dukungan terhadap program swasembada pangan dengan menyiapkan ratusan hektare lahan untuk penanaman jagung pada 2026.
Sekretaris Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI Cabang Kalimantan Tengah, Rawing Rambang, menyampaikan bahwa komitmen tersebut muncul dalam rapat koordinasi bersama jajaran kepolisian dan perusahaan perkebunan di Kotim baru-baru ini.
Menurut Rawing, perusahaan-perusahaan sawit mulai memetakan lahan yang dapat dimanfaatkan tanpa mengganggu aktivitas utama perkebunan. Lahan yang dipilih umumnya berasal dari area yang belum produktif maupun lahan sela di sekitar kebun.
“PBS pada prinsipnya siap mendukung program ini. Tidak hanya menyediakan lahan, tetapi juga membantu dari sisi teknis dan kemitraan dengan masyarakat sekitar,” kata Rawing pada Senin, 23 Februari 2026.
Berdasarkan data sementara, total lahan yang disanggupi perusahaan mencapai sekitar 215,7 hektare. Lahan tersebut tersebar di sejumlah wilayah di Kotawaringin Timur.
Rinciannya antara lain di Kecamatan Parenggean sekitar 29,5 hektare, Kotabesi 7 hektare, Sungai Sampit 7,7 hektare, Antang Kalang 15 hektare, Telawang 50 hektare, dan Mentaya Hulu 78,5 hektare.
Selain itu, terdapat pula lahan di wilayah Cempaga sekitar 6,5 hektare, Cempaga Hulu 11 hektare, Ketapang 5 hektare, serta Jaya Karya 5,5 hektare.
"Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi sektor perkebunan dalam mendukung ketahanan pangan daerah, sekaligus membuka peluang keterlibatan masyarakat di sekitar perusahaan melalui program kemitraan dan pemberdayaan ekonomi," tutur Rawing lagi. (TESTI PRISCILLA/H)









