BORNEONEWS, Palangka Raya - Aktivitas pengangkutan barang melalui jalur udara di Kalimantan Tengah menunjukkan peningkatan pada akhir tahun 2025. Hal ini seiring dengan bertambahnya frekuensi penerbangan yang terjadi pada periode tersebut.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti menyampaikan, volume arus barang yang menggunakan angkutan udara pada Desember 2025 meningkat sebesar 7,92 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
"Peningkatan tersebut terjadi pada beberapa komponen pengangkutan barang. Volume barang bagasi yang dimuat tercatat naik sebesar 10,13 persen, sementara bagasi yang dibongkar meningkat lebih tinggi yakni mencapai 24,78 persen," kata Agnes pada Senin, 23 Februari 2026.
Selain itu, barang bukan bagasi juga mengalami kenaikan. Volume barang bukan bagasi yang dimuat meningkat sebesar 2,73 persen, sedangkan yang dibongkar naik sebesar 1,31 persen.
Menurut Agnes, meningkatnya arus barang melalui transportasi udara menunjukkan aktivitas distribusi dan mobilitas logistik yang cukup aktif menjelang akhir tahun.
"Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, frekuensi penerbangan di Kalimantan Tengah pada Desember 2025 juga mengalami kenaikan," bebernya.
Jumlah penerbangan tercatat mencapai 1.400 penerbangan, meningkat 1,67 persen dibandingkan Desember 2024 yang sebanyak 1.377 penerbangan. (TESTI PRISCILLA/H)









