BORNEONEWS, Palangka Raya – Setelah satu tahun memimpin Kota Palangka Raya, kinerja Wali Kota Fairid Naparin dan Wakilnya Achmad Zaini menjadi perhatian dewan.
Evaluasi dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap jalannya pemerintahan daerah.
Secara umum, DPRD menilai pemerintah kota telah menunjukkan capaian positif, khususnya dalam aspek administrasi dan pengelolaan keuangan daerah.
Penataan sistem, kepatuhan terhadap regulasi, serta optimalisasi pendapatan dinilai berjalan cukup baik dalam satu tahun terakhir.
Meski demikian, DPRD mengingatkan masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu segera dituntaskan.
Program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat dinilai harus menjadi prioritas agar dampak pembangunan benar-benar dirasakan secara merata oleh warga.
Ketua Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Mukarramah yang membidangi pemerintahan, menyoroti persoalan infrastruktur sebagai poin penting yang membutuhkan perhatian lebih serius.
Menurutnya, perbaikan drainase dan jalan lingkungan masih menjadi tantangan utama yang harus dipercepat realisasinya.
"Keluhan masyarakat terkait genangan air dan kondisi jalan yang rusak atau kurang layak masih kerap muncul, terutama saat musim hujan," katanya, Senin, 23 Februari 2026.
Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap aktivitas dan kenyamanan warga dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.
“Kondisi ini menjadi tantangan yang perlu segera ditangani untuk meningkatkan kualitas hidup warga,” tegasnya.
Pihaknya mendorong agar pemerintah kota melakukan langkah percepatan dan perencanaan yang lebih terukur, sehingga pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih optimal pada tahun berikutnya. (MARINI/R)









