BORNEONEWS, Palangka Raya – Keberadaan pedagang kuliner di kawasan Tunggal Sangomang mendapat perhatian dari DPRD Palangka Raya.
Penataan yang baik dinilai penting untuk memastikan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan tertib dan berkelanjutan.
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery menyampaikan bahwa kawasan tersebut memiliki potensi besar sebagai pusat kuliner yang diminati masyarakat.
Namun menurutnya masih diperlukan langkah penataan yang lebih optimal, terutama dari sisi administratif dan ketertiban kawasan.
Ia menjelaskan aspek administratif seperti perizinan dan pendataan pedagang perlu diperjelas agar memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi pelaku usaha.
"Dengan demikian, para pedagang dapat menjalankan usahanya secara legal dan terhindar dari potensi permasalahan di kemudian hari," katanya, Senin,23 Februari 2026.
Selain itu, ketertiban kawasan juga menjadi hal yang tidak kalah penting. Penataan yang terencana akan menciptakan lingkungan yang lebih rapi, bersih, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun pengunjung yang datang menikmati berbagai kuliner di kawasan tersebut.
Menurutnya penataan yang baik tidak hanya berdampak pada ketertiban, tetapi juga mampu meningkatkan daya tarik kawasan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Hal ini pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan usaha kecil dan meningkatkan kesejahteraan para pedagang.
Pihaknya mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya untuk memberikan perhatian serius terhadap penataan kawasan Tunggal Sangomang.
"Dengan langkah yang terkoordinasi dan berkelanjutan, diharapkan kawasan tersebut dapat berkembang menjadi pusat kuliner yang tertib, nyaman, dan memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat," pungkasnya. (MARINI/R)









